
PT Inco adalah satu produsen nikel terkemuka di dunia.
Nikel
merupakan logam serba guna yang penting untuk meningkatkan taraf hidup dan
mendorong pertumbuhan ekonomi.
Selama
lebih dari tiga dasawarsa sejak penandatanganan Kontrak Karya dengan Pemerintah
Indonesia pada tahun 1968, Perseroan telah menyediakan lapangan kerja terampil,
mewujudkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah operasinya,
menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham dan memberi sumbangan positif
terhadap ekonomi Indonesia.
PT Inco
menghasilkan nikel dalam matte, yaitu produk setengah jadi yang diolah dari
bijih laterit di fasilitas pertambangan dan pengolahan terpadu dekat Sorowako,
Sulawesi. Seluruh produksi PT Inco dijual dalam Dolar Amerika Serikat berdasarkan
kontrak-kontrak jangka panjang untuk dimurnikan di Jepang. Kelebihan daya saing
PT Inco terletak pada cadangan bijih yang berlimpah, tenaga kerja terampil dan
terlatih, pembangkit listrik tenaga air berbiaya rendah, fasilitas produksi
modern dan pasar terjamin untuk produknya.
Sebanyak
58,73% saham Perseroan dimiliki oleh Vale Inco dari Kanada, satu produsen nikel
terkemuka di dunia dan 20,09 persen oleh Sumitomo Metal Mining Co.,Ltd.,
Jepang, sebuah perusahaan tambang dan peleburan penting. Selain itu 20,14
persen saham PT Inco dimiliki publik dan selebihnya oleh empat perusahaan
Jepang lain.
|